Tempat Suci untuk Menghormati Sang Buddha
Setelah istirahat singkat itu, Buddha Gotama melanjutkan perjalanan akhir-Nya dengan serombongan besar bhikkhu, Mereka menyeberangi Sungai Hiraññavati dan menuju ke hutan sala milik kaum Malla di dekat Kusinara, tempat peristirahatan-Nya yang terakhir.
Saat tiba di sana, Buddha Gotama meminta Bhikkhu Ananda untuk meyiapkan dipan di antara dua pohon sala kembar itu, dengan bagian kepala dipan menghadap ke utara. Setelah siap, Buddha Gotama berbaring di sisi kanan-Nya dalam postur singa, dengan tungkai kaki yang satu tertumpu pada yang lainnya, berperhatian penuh dan sangat sadar. Saat itu, banyak sekali bunga bermekaran di pohon sala kembar tersebut, meskipun saat itu belum musim bunga.

Pada kesempatan itu, Buddha Gotama memberikan petunjuk mengenai empat tempat yang layak diziarahi oleh umat yang penuh keyakinan dan yang akan menginspirasikan kebangkitan spiritual dalam diri mereka. Tempat-tempat itu meliputi:
1. Lumbini, tempat kelahiran Tathagata.
2. Buddha Gaya, tempat Tathagata mencapai Pencerahan Sempurna.
3. Taman Rusa di Isipatana dekat Baranasi (Benares; Varanasi), tempat Tathagata memutar roda Dhamma pertama kali.
4. Kusinara, tempat Tathagata mencapai Parinibbana, Pembebasan Akhir, terhentinya kelima gugus secara penuh.

Baca Juga : Kembalinya Anak yang Hilang Dalam Agama Buddha
Sumber : https://www.salamedukasi.com/
Komentar
Posting Komentar